cara menanam anggrek

Cara Menanam Anggrek di 3 Media yang Berbeda

Cara Menanam Anggrek – Keindahan tanaman bunga anggrek memang tidak bisa diragukan lagi. Maka dari itu tidak sedikit orang sengaja menanam bunga anggrek untuk dijadikan tanaman hias dirumah. Tidak sekedar dijadikan hiasan saja banyak orang sekarang memulai memperkembangkan tanaman anggrek untuk dijadikan lahan bisnis.

Dari keindahan dan keunikan bunga yang dimiliki itulah yang menjadikan tanaman ini digolongkan dalam tanaman hias bunga. Tanaman hias sendiri dibagi menjadi tiga golongan yaitu tanaman hias daun, tanaman hias batang dan tanaman hias bunga.

Tanaman anggrek masih satu family dengan orchidaceae. Orchidaceae sendiri berasal dari bahasa Yunani yang mempunyai arti kesuburan. Tanaman ini dapat hidup didaerah yang tropis maupun sub tropis. Tapi sebagian besar tanaman ini ditemukan didaerah tropis.

Dalam perkembangannya tanamam anggrek dibagi menjadi dua jenis yaitu angrek jenis epiphyt dan terrestris.

Anggrek epiphyt merupakan tanaman anggrek yang hidup menggantungkan ditanaman lain atau menempel ditanaman tapi sifat tidak mengganggu tanaman yang ditempeli. Sedangkan anggrek terrestris adalah tanaman anggrek yang hidup ditanah tanpa menggantungkan tanaman lain.

Budiya anggrek sebanarnya bukanlah hal yang sulit, hanya saja kalian harus mengetahui media tanam yang tepat saja. Tentunya kalian juga harus tahu jenis anggrek mana yang cocok ditanam dimedia tanam yang diinginkan. Jangan sampai ngasal kalau mau menanam anggrek nanti malah jadinya tidak maksimal atau bahkan tidak bisa hidup.

Tanaman anggrek sebenarnya bisa ditanam dibeberapa media seperti contoh dipohon, ditanah, dengan sabut kelapa dan masih banyak media yang lainnya. Disini saya akan memberikan cara yang efektif untuk menanam tanaman anggrek dibeberapa media tersebut.

Cara Menanam Anggrek Dimedia Botol

cara menanam anggrek
aaorchid.com

Penanaman bibit anggrek menggunakan media botol memang jarang dilakukakn. Apabila kalian ingin menanam bibit anggrek menggunakan media botol. Sabaiknya kalian harus benar-benar memperhatikan hal-hal yang harus dilakukakan, seperti harus memperhatikan bibit yang akan digunakan agar usaha kalian dalam menanam benih tidak sia-sia.

Sebelum proses penanam bibit siapkan alat dan bahan yag dibutukhkan agar mempermudah dalam proses pengerjaan.

Alat dan Bahan

  • Biji tanaman anggrek, usahakan biji diambil dari indukan memiliki kualitas baik
  • Botol bekas, usahakan yang tembus pandang atau bening
  • Kapas
  • Plastik
  • Karet gelang
  • Kaporit
  • Air
  • Spirtus
  • Kertas filter

Tahap-tahap Penanaman Bibit Anggrek

Ada beberapa tahap yang harus kalian perhatikan dalam proses penanam agar mendapatkan hasil yang baik. Berikut hal-hal yang harus dilakukan

Tahap Pensterilisasi Benih

  • Campur larutan kaporit dengan air kira-kira sekitar 10 gram kaporit per 100 cc air
  • Saring larutan kaporit yang sudah bercampur dengan air menggunakan kertas filter
  • Masukkan kedalam botol beserta biji anggrek yang sudah disiapkan
  • Kocok selama 10 menit atau kira–kira sampai larutan kaporit tadi sudah berwarna kehijauan
  • Buang larutan kaporit
  • Kemudian gantikan dengan air bersih
  • Kocok lagi sampai bersih

Tahap Pensterilan Botol

  • Gunakan botol yang berukuran lebar
  • Botol berwarna bening agar cahaya mudah untuk masuk selain itu kalian akan mudah juga dalam pengontrolan
  • Bersihkan botol menggunakan air sampai bersih
  • Setelah itu kering sampai airnya benar-benar tidak ada
  • Kemudian panaskan botol dengan menggunakan api spirtus, hal ini bertujuan untuk menghilangkan bekteri yang masih bersarang dibotol

Tahap Penanaman Benih

  • Masukkan benih yang sudah disterilkan tadi kedalam botol yang juga sudah disterilkan
  • Tutup botol menggunakan kapas serapat mungkin
  • Kemudian tutup lagi dengan menggunakan plastik
  • Tali dibagian leher botol menggunakan karet gelang sampai rapat
  • Tarup botol yang sudah berisi benih ditempat yang terhindar dari bakteri dan tentunya terjangkau sinar matahari
  • Setelah bibit sudah tumbuh akar dan daun
  • Ambil bibit anggrek dari dalam botol menggunakan kawat yang ujungnya sudah dibengkokkan
  • Masukkan bibit kedalam air bersih
  • Cuci sampai bersih hingga tidak ada kotoran lagi yang masih menempel, khususnya jamur-jamur yang ikut tumbuh diantara bibit
  • Buang bagian akar bibit yang sudah mati dengan cara dipotong
  • Rendam diair yang bersih selama 15 menit
  • Angkat dan angin-anginkan sebentar
  • Kemudian tanam dipot dengan media tanam yang anda inginkan

Cara Menanam Anggrek dengan Sabut Kelapa

cara menanam anggrek
sampulpertanian.com

Penanam anggrek menggunakan sabut kelapa memang cukup efektif karena selain mudah ditemukan dan harganya relatif sangat murah. Sabut kelapa juga mengandung unsur hara yang mampu menyuburkan tanaman.

Sehingga kalian tidak usah repot-repot untuk menambahkan pupuk karena dengan sabut kelapa saja tanaman sudah bisa tumbuh subur. Media tanam sabut kelapa juga sangat cocok untuk menanam anggrek didaerah panas maupun dingin. Selainitu sabut kelapa sangat mudah untuk menyerap air sehingga sabut kelapa mampu memberi pasokan air yang cukup untuk tanaman.

Sebelum kalian akan menanam tanaman anggrek, kalian harus menyiapkan alat dan bahan terlebih dahulu.

Alat dan Bahan

  • Siapkan sabut kelapa yang akan digunakan sebagai media, usahakan sabut kelapa yang sudah tua
  • Air secukupnya
  • Pot sebagai wadah sesudah ditempel dimedia tanam
  • Bibit tanaman anggrek yang berkualitas tentunya agar bisa tumbuh maksimal
  • Larutan fungisida

Media yang digunakan sama seperti mencangkong, baca juga selengkapnya tentang cara mencangkok berbagai tanaman buah.

Setelah beberapa alat dan bahan sudah disiapkan berikut tahap-tahap penanaman yang harus kalian perhatikan.

Tahap-tahap Penanaman Bibit Anggrek

  • Rendam sabut kelapa yang sudah tua yang sudah kalian siapkan tadi
  • Rendam kira-kira selama 6 jam, perendaman ini bermaksud agar kandungan tanin pada kelapa hilang
  • Setelah itu angkat sabut kelapa dari rendaman air
  • Kemudian rendam lagi kedalam larutan fungisida, larutan ini berfungsi sebagai pencegah agar jamur tidak tumbuh disabut kelapa.
  • Angkat sabut kelapa dari larutan fungisida
  • Kemudian angin-anginkan sabut kelapa agar tidak terlau basah
  • Apibila dirasa sabut kelapa sudah tidak terlalu basah, kemudian lilitkan akar bibit anggrek kesabut kelapa tersebut
  • Taruh bibit anggrek yang sudah dikasih sabut kelapa kedalam pot tanam

Setelah semua proses diatas terlaksana semua jangan lupa untuk terus merawatnya agar tanaman bisa tumbuh dengan sehat dan subur.

Cara Menanam Anggrek Dipohon

cara menanam anggrek dipohon
erakini.com

Cara penanaman bibit anggrek yang satu ini memang sangat mudah dan praktis untuk dilakukan. Karena kalian tidak usah sulit-sulit untuk mencari media tanam. Yang kalian butuhkan hanyalah pohon yang siap menjadi media untuk ditempeli tanaman anggrek. Tapi tenang saja tanaman anggrek tidak bersifat merusak tanaman yang ditempeli.

Pohon yang sangat cocok sebagai media penempelan bibit tanaman anggrek biasanya pohon pakis. Tapi juga bisa menggunakan pohon lain seperti contoh pohon mangga, pohon sirsak, pohon jambu dan masih banyak lagi.

Seperti biasa kalian harus menyiapkan beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan pada saat proses penempelan bibit anggrek.

Alat dan Bahan

  • Pilih bibit anggrek yang berukuran sedang, tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek batangnya
  • Usahakan bibit tanaman anggrek yang berkualitas atau dari indukan yang baik, karena tanaman induk juga sangat berpengaruhi terhadap pertumbuhan bibit yang dihasilkan
  • Pohon pakis yang sudah siap untuk ditempeli
  • Tali rafia
  • Sabut kelapa
  • Air bersih
  • Gunting

Tahap-tahap Penempelan Bibit Anggrek

  • Rendam sabut kelapa selama 6 jam
  • Angin-anginkan sampai tidak terlalu basah dan juga tidak terlalu kering
  • Cuci terlebih dahulu bibit anggrek tadi yang sudah disiapkan
  • Siram pohon yang akan digunakan sebagai media penempelan menggunakan air bersih
  • Tempelkan bibit anggrek dipohon
  • Tutup akar menggunakan sabut kelapa agar pada saat proses penalian tidak merusak akar
  • Tali bagian sabut kelapa atau bawah seerat mungkin agar tidak gampang lepas
  • Setelah akar menempel lumayan kuat lepas tali dan sabut kelapa secara perlahan. Karena pasti ada akar yang menempel pada sabut kelapa
  • Tali kembali menggunakan kawat, hal ini hanya berfungsi sebagai berjaga-jaga saja apabila akar belum terlalu kuat menempel dan tidak akan jatuh walaupun tertiup angina kencang

Setelah semua proses terlaksana semua, kalian tinggal melakukan proses perawatan. Cukup melakukan penyiraman setiap hari agar tanaman bisa tumbuh dengan subur dan bisa berbunga banyak.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *