Pengalaman Pendidikan yang Tak Terlupakan

https://www.pexels.com

Dunia pendidikan memang tidak asing lagi bagi kita, apalagi sekarang pemerintah melakukan program wajib belajar. Jadi sekarang sudah mulai jarang orang tidak bersekolah.

Adapun sebagian anak yang putus sekolah maupun tidak sekolah karena ada beberapa alasan.

Mulai dari tidak mempunyai biaya atau bahkan ada tidak diperbolehkan oleh orang tua nya dikarena orang tua biasanya beralasan “sekolah tinggi-tinggi besok juga mau jadi apa paling ujung-ujungnya jadi buruh juga”. Tapi pemikiran seperti itu juga sudah jarang kita temui.

Iya emang sih sekarang itu mencari kerja sulit tinggal pintar-pintarnya kita bersaing.

Padahal masa sekolah merupakan masa-masa yang paling indah, dimana masa kita akan menemukan hal-hal baru yang belum diketahui. Memang fungsi sekolah sendiri adalah memberi pengetahuan baru yang tentunya bermanfaat baginya maupun orang lain.  Disetiap jenjang pendidikan kita akan diajarkan berbagai pengetahuan yang berbeda pula.

Semakin tinggi jenjang yang kita tempuh semakin sulit juga pelajaran atau pengetahuan  yang kita pelajari. Tapi semua itu jangan dijadikan beban yang penting kita paham dan nurut apa yang diajarkan.

Biasanya kebanyakan siswa itu terlalu terbebani dengan semua pelajaran atau tugas-tugas yang diberikan guru. Terbebani sih boleh asalkan jangan lupa dengan kewajiban kita. Hehe.

Dikasih tugas apapun oleh guru harus dikerjakan tepat waktu, ya emang itu tugas kita sebagai pelajar.

Disisi lain sekolah adalah tempat yang paling menyenang dimana kita dapat menambah teman, berkumpul dengan teman  pokok intinya kita disana susah bareng bersama. Hehe.

Sedikit bercerita ya tentang pengalaman pendidikan saya mulai dari TK sampai SMA.

Pengalaman Pada Waktu TK

Saya memulai pendidikan TK sekitar umur 3 tahunan ya meskipun belum waktunya, kata ibu saya disuruh ikut-ikut aja. Saya TK di dekat rumah saya cukup nyebrang dari rumah saja udah nyampek yaitu di TK Dharma Wanita 2.

Namanya juga anak-anak paling cuma main-main aja, TK juga kan singkatan dari taman kanak-kanak ya wajar lah kebanyakan main.

Meskipun cuma main-main paling tidak saya juga diajarin cara menulis, membaca, menggambar dan masih banyak yang lainnya.

Kalo dijaman saya dulu sebenarnya TK tidak wajibkan juga sih nggak tahu kalo sekarang. Tapi disini lah kita diajarkan paling mendasar tentang pengetahuan. Ada juga sih Sekolah Dasar tapi menurut saya pelajaran yang paling mendasar menurut saya tetap TK.

Kebanyakan sih anak-anak TK yang akan melanjutkan ke Sekolah Dasar sudah bisa membaca, dibandingkan dengan dengan anak-anak yang tidak pernah TK rata-rata susah untuk belajar membaca dimasa Sekolah Dasar.

Pengalaman SD

Sesudah tamat dari TK saya melanjut ke SDN Manyaran 2 pada saat itu saya berumur 7 tahun. Hari pertama masuk sampai 3 hari kedepan saya masih dianter sama ayah, ya karena orang tua masih nggak tega jadi saya dianter. Tapi sesudah itu berangkat sendiri naik sepeda tidak pernah lagi dianter.

Pengalaman pada saat kelas satu yang paling mengesankan yaitu pada saat pelajaran matematika. Saya belum paham tentang pelajaran itu disuruh mengerjakan ya alhasil mendapatkan nilai yang sangat buruk.

Seketika saat itu saya menangis jujur saja saya pada saat itu tidak pernah mendapatkan nilai jelek tapi tiba-tiba jelek.

Kelas satu sampai kelas tiga Alhamdulillah mendapatkan peringkat pertama kelas empat mendapat peringkat ketiga, kelas lima dan enam mendapatkn peringkat dua.

Lumayan prestasi yang sangat membanggakan meskipun pada saat kelas empat sempat dimarahi orang tua  karena peringkat kok bisa turun ya mungkin kebanyakan main. Hhehe.

Pengalaman SMP

Setelah itu saya melanjutkan kejenjang berikutnya di SMPN 1 Grogol, sekolah yang saya impi-impikan dari dulu. SMPN 1 Grogol merupakan SMPN RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional), selain itu juga SMPN 1 Grogol termasuk sekolah terfavorit di Kabupaten Kediri oleh sebab itulah saya mengidamkan sekolah tersebut.

Pada saat pendaftaran saya kemana-mana ditemani oleh kakak saya ya dia kan juga lebih tahu juga. Persyaratan sudah lengkap dan siap untuk dikumpulkan, tinggal menunggu pengumuman tes.

Hari pertama saat mengikuti tes sangat-sangat menegangkan apa yang sudah disiap rasanya lupa semua, tapi tes kedua dan ketiga Alhamdulillah lancar.

Tinggal menunggu pengumuman, pada saat pengumuman saya menuju kerumunan untuk melihat daftar siswa yang bisa masuk. Setelah saya lihat dengan teliti beruntung nama saya tercantum dalam list siswa yang masuk di SMPN 1 Grogol.

Hari pertama masuk sekolah saya terlihat seperti kayak orang bingung sebab saya daftar sendiri nggak ada temen satu angkatan SD. Lama-kelamaan saya bisa beradaptasi dengan suasana baru dan teman teman baru.

Masa Abu-abu Putih

Masa abu-abu putih memang sulit untuk dilupakan banya hal-hal yang konyol pasti pernah anda lakukan. Disitulah kita sulit untuk melupakan hal-hal yang tidak terduga.

Momen yang paling ditunggu-tunggu siswa yaitu saat jam kosong melanda, disiitulah semua siswa bisa mengekspresikan gaya. Tetap ada beberapa siswa yang memanfaatkan jam kosong tersebut dengan belajar, tapi kebanyakan ya tetap main.

Saya akan sedikit membagikan cerita tentang SMA saya.

Saya melanjutkan di SMAN 1 Grogol, ya tidak jauh lah dari SMP ku dulu.

Saya masuk di jurusan IPA, ya selain disuruh sama orang tua itu juga keinginanku dari dulu.

Hari pertama masuk semua siswa mengikuti kegiatan MOS gunanya untuk memperkenal lingkungan sekolah. Seperti fasilitas sekolah dan para guru serta para staf sekolahan.

Hari kedua dan ketiga ya seperti biasa kayak seperti yang pernah anda alami yaitu semua siswa akan dikumpul di lapangan untuk mengikuti games yang diadakan senior.

Pokok semua peserta didik baru akan seru-seruan bareng dengan senior ya meskipun sering dikerjain. Walaupun peserta didik baru sering dikerjain kita tidak ada rasa dendam intinya kita seneng-seneng bareng untuk mengenal lingkungan.

Meskipun MOS hanya diadakan tiga hari saja rasanya sudah nyaman dengan tempat baru kita untuk tiga tahun kedepan.

Pengalaman pada saat kelas satu SMA saya pernah mengikuti organisasi SKI (Study Kerohanian Islam). Sebuah organisasi yang berperan sebagai membantu meningkatkan iman siswa dalam rangka pembentukan pribadi muslim.

Selain itu organisasi ini juga sangat perperan penting untuk sekolah, seperti contoh ikut serta pada saat sekolah mengadakan peringatan hari-hari besar islam, ikut serta bersosialisasi dengan masyarakat dan masih banyak yang lainnya.

Untuk pengalaman saya pada saat kelas dua dan tiga saya lebih condong kegitan ekstra olah raga. Kegiatan ekstra yang saya ikuti ya sesuai hobi saya yaitu futsal dan renang.

Saya pernah mengikuti beberapa lomba futsal yang diadakan oleh pihak sekolah maupun daerah. Kalo untuk renang saya belum pernah mengikuti lomba ya karena saya nggak jago-jago amat hanya sekedar hobi saja.

Memang kalo ngomongin pengalaman didunia pendidikan tidak ada habisnya, ini hanya sebagian dari pengalaman saya kalo mau diceritakan semua malah nggak selesai-selesai. hehe.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *